banner 728x250

Aliansi Serikat Tani Dompu Aksi Unjuk Rasa, Buntut Anjloknya Harga Jagung

  • Share
banner 468x60

DOMPU | FMI.COM – Ratusan petani yang tergabung dalam Aliansi Serikat Tani (AST) Kabupaten Dompu melakukan aksi unjuk rasa di tengah jalan lintas Teka Sire, Desa Mada Prama Kecamatan Woja, Kamis 19 Mei 2022.


Aksi serikat tani ini dipicu lantaran merosotnya harga jagung di Kabupaten Dompu. Massa aksi diperkirakan sebanyak 100 orang, di gawangi penggiat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aliansi Serikat Tani Kabupaten Dompu.

Kegiatan aksi unjuk rasa tersebut di kawal ketat pihak Kepolisian Resor Dompu, anggota Brimob serta personil Kodim 1614/Dompu yang di pimpin langsung Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat.

Kemudian masa aksi melalui oratornya bergantian menyampaikan beberapa poin tuntutan kepeda pihak pemerintah Daerah yang dinilai tidak mampu mengamankan harga jagung para petani.

Massa aksi juga menilai, saat ini pengusaha semena-mena mempermainkan harga jagung di wilayah Kabupaten Dompu, sedangkan beberapa Minggu kemarin harga jagung sudah susuai standar pemerintah.

“Keterpurukan harga dasar jagung yang sudah tidak sesuai dengan harga yang telah di tentukan oleh Pemerintah membuat nasib para petani jagung di Kabupaten Dompu menderita dan sensara lahir bhatin,” kata salah satu orator

Namun upaya dan solusi yang di lakukan oleh pemerintah Daerah, kata orator tidak ada sama sekali. Bahkan Bupati Dompu masa bodoh terhadap persoalan yang di hadapi oleh para petani jagung saat ini.

“Wahai Bupati Dompu yang memiliki jargon Jarapasaka, mana janji-janji Politik yang kau ucapkan dulu, untuk mensejahterakan masyarakat Dompu dan meningkatkan derajat hidup para petani,” teriak massa aksi

“Sampai saat ini, tidak ada satupun janji politik yang direalisasikan, kami sangat kecewa dengan janji janji yang pernah kau ucapkan dulu dan kini kau ingkari,” kata massa aksi dalam orasinya

Kemarahan para pendemo semakin memuncak ketika mengetahui bahwa saat ini Bupati Dompu yang akrab di sapa AKJ tidak bisa hadir di tengah para petani karena sedang berada di luar daerah.

Wakil Bupati Dompu Syahrul Pharsan saat menemui massa aksi menyampaikan, bahwa semua tuntutan yang di sampaikan para petani memang benar adanya.

Atas nama Bupati Dompu yang tidak sempat hadir di tempat ini, saya akan menampung tuntutan massa aksi dan menindaklanjuti sebagaimana yang di harapkan oleh para petani jagung khususnya.

“Insyaallah semua yang di sampaikan ini akan saya tindak lanjuti dalam waktu dekat ini dan perlu di ketehui oleh masyarakat petani, mahasiswa dan penggiat petani Kabupaten Dompu, sejatinya tidak ada niat kami selaku Kepala Pemarintah Daerah Kabupaten Dompu untuk menutup mata atau mengabaikan nasib para petani jagung khususnya,” ujarnya,

Terkait merosotnya harga jagung dalam satu dua hari ini, kata dia sebelumnya harga jagung mencapai Rp5.400 perkilogram tiba-tiba anjlok sampai angka Rp4.100 perkilogram bahkan harganya turun kurang dari Rp4.000 perkilogram.

“Tiga hari yang lalu, saya bersama Dinas terkait melakukan sidak di beberapa pergudangan jagung guna memastikan apakah benar harga jagung sudah turun jauh dari harga yang di tetapkan oleh pemerintah. Hal ini kami lakukan guna merespon dan memperhatikan keluhan petani jagung. Sehingga sangat tidaklah benar kalau pemerintah Daerah tidak memperhatikan nasib para petani jagung khusunya,” beber Wakil Bupati Dompu.

Di akhir dialog dengan para petani jagung, wakil Bupati Dompu menegaskan bahwa semua tuntutan para petani akan di akomodir.

“Pemerintah Daerah akan melakukan intervensi terhadap pengusaha jagung di daerah ini, sesuai kewenangan yang di tetapkan oleh peraturan dan Perundang- undangan yang berlaku guna meningkatkan derajat Kesejahteraan Para masyarakat petani pada umumnya, khususnya petani jagung,” tandasnya.

Usai mendengar tanggapan dan jawaban dari wakil Bupati Dompu, massa aksi serta para petani jagung membubarkan diri dengan tertib dan situasi keamanan di lokasi unjuk rasa tetap kondusif serta arus lalulintas kembali normal dan lancar.

Adapun tuntutan para massa aksi terhadap Bupati Dompu yakni :

1. Aktifkan kembali standar Harga dasar jagung sesuai ketetapan Pemerintah yang tidak boleh kurang dari Rp5000 perkilogram di tingkat gudang pengusaha.

2. Evaluasi dan awasi alat timbang dan tester Kadar air di pergudangan pengusaha, dan perbaiki harga obat obatan, pupuk subsidi dan bibit jagung.

3. Terbitkan regulasi baik Perbup atau Perda Kabupaten Dompu tentang harga pembelian pemerintah (HPP) jagung dan gabah ke tingkat pengusaha atau gudang.***

Kawal Aksi Unjuk Rasa Aliansi Serikat Tani, Kapolres Dompu Pastikan tidak ada Penutupan Jalan dan Tindakan Anarkis

HAILOMBOKTIMUR – Polres Dompu kawal aksi unjuk rasa dari ratusan petani jagung yang tergabung dalam Aliansi Serikat Tani (AST) Kabupaten Dompu.

Aksi unjuk rasa tersebut, buntut dari anjloknya harga jagung di Pulau Sumbawa. Mereka melakukan aksi demonstrasi agar pemerintah setempat memberikan solusi dan perhatikan penderitaan masyarakat petani.

Aksi unjuk rasa awalnya di lakukan tepat di cabang Madaprama Desa Madaprama Kecamatan Woja Kabupaten Dompu. Tak lama kemudian lokasi unjuk rasa di geser sekitar 100 Meter dari tempat sebelumnya.

Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya kemacetan arus lalulintas, karena jalan tersebut jalur penghubung Sumbawa-Dompu. Sehingga tidak menimbulkan kemacetan atau anterian panjang kendaraan maupun pengguna jalan lainya.

Dari pantauan langsung awak media di tempat aksi unjuk rasa, Kami 19 Mei 2022, situasi arus lalu lintas berjalan lancar dan terkendali, sekalipun suasana aksi unjuk rasa cukup panas. Pasalnya sebelum pendemo melakukan aksi di tempat tersebut personil Polres Dompu sudah bersiaga lebih awal di lokasi untuk menghindari yang tidak di inginkan.

Hal itu di lakukan sesuai petunjuk Kapolres Dompu supaya jalan negara tidak boleh di tutup oleh pendemo, karena jalan adalah milik umum. sehingga aksi penyampaian pendapat di muka umum berjalan dengan tertib dan aman.

Suasana aksi demo semakin panas namun personil Polres Dompu yang di kendalikan langsung Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat tetap mengamankan jalannya aksi unjuk rasa sambil mengatur arus lalulintas di jalan guna menghindari terjadinya kemacetan.

Tak hanya sampai disitu, Kapolres Dompu selalu intens berkoordinasi dengan Korlap masa aksi agar tidak melakukan tindakan anarkis dan menutup jalan.

Ia himbau kepada massa aksi agar bisa menyampaikan pendapat dengan tertib, etitut dan beretika agar aksi demonstrasi berjalan dengan kondusif.

Kapolres menjamin keamanan dan keselamatan para pendemo dengan aman kemudian terhadap pengguna jalan pun bisa berjalan dengan lancar.***

banner 336x280
banner 120x600
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: