Bupati Sukiman jadi Inspektur Upacara Peringatan HUT 3 Organisasi di Lombok Timur

  • Share

LOMBOK TIMUR | FMI.COM – Hari jadi organisasi pegawai republik indonesia (KORPRI), persatuan guru republik indonesia (PGRI) dan Darma Wanita Persatuan (DWP) di Lombok Timur diperingati bersamaan.

Puncak peringatan hari jadi ke-51 tahun KORPRI, 77 tahun PGRI, dan 23 tahun DWP tersebut diperingati dengan upacara bendera yang berlangsung di halaman kantor Bupati Lombok Timur, Senin 28 November 2022.

Bupati Lombok Timur, HM. Sukiman Azmy yang bertugas menjadi Inspektur menyampaikan, bahwa Korpri dengan jumlah anggota mencapai 4,2 juta yang tersebar luas dari pusat, daerah, hingga luar negeri, memiliki peran strategis. “Dukungan anggota KORPRI dinilai sangat bermanfaat bagi kemajuan bangsa,” ujarnya

Tema peringatan HUT Korpri tahun 2022 yaitu “Melayani, Berkontribusi, dan Berinovasi untuk Negeri” mengajak anggota Korpri di seluruh Indonesia meningkatkan kinerja, terutama di bidang pelayanan publik.

Selain itu, jelas dia, diharapkan pula agar Korpri meningkatkan integritas dan profesionalisme, juga menguatkan fungsi organisasi sebagai perekat pemersatu bangsa guna mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kepedulian sosial.

Bupati juga mengingatkan agar aparatur sipil negara (ASN) menjaga netralitas menjelang tahun politik, karena tugas utama ASN melayani masyarakat dengan baik.

“Tak kalah penting, netralitas ASN harus dijaga, terlebih menjelang tahun politik. Jangan terlibat dalam hiruk-pikuk politik, mengingat tugas utama ASN adalah melayani masyarakat dengan baik,” tukasnya

Sementara kepada PGRI, lanjut Bupati, telah tumbuh menjadi kekuatan moral intelektual. Karena itu, Bupati meminta untuk mengedepankan sikap terbuka, memegang teguh etika, saling menghormati dalam spirit organisasi yang mandiri, unitaristik, dan non partisan.

Sebab menurutnya, guru merupakan aktor utama yang memainkan peran penting pada berbagai episode pendidikan. Karena itu, kedudukan terhormat yang dimiliki pejabat lembaga legislatif maupun eksekutif tidak terlepas dari peran dan jasa guru.

”Guru adalah suluh bangsa terbaik yang menjadikan penerang agar anak bangsa terus berjalan sesuai arah meraih segala asa dan cita,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati menyampaikan terima kasih kepada seluruh guru, pendidik, tenaga kependidikan, juga guru honorer yang telah mengisi kekosongan formasi guru dan mengajar dengan sepenuh hati. ”Tanpa dedikasi mereka, proses pembelajaran di sekolah akan terhambat karena belum tercukupinya jumlah guru,” ujarnya

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada DWP kabupaten Lombok Timur yang telah mencurahkan waktu dan tenaga serta pemikirannya memperkuat berbagai program Pemerintah melalui sejumlah kegiatan.

Seperti program Wanita Prenatal cegah risiko datang anak stunting (DWP Cerdas). Program ini, kata Bupati, berisi tentang pemberian pendidikan gizi, pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis (KEK) serta bibit tanaman tersebut dinilai Bupati tepat mendukung upaya pencegahan stunting guna meningkatkan kualitas SDM Lombok Timur.

Kepada ketiga organisasi itu, Bupati berharap dapat menciptakan masyarakat Lombok Timur yang adil, sejahtera dan aman, serta dapat menjadi contoh bagi organisasi lainnya.***

  • Share
Exit mobile version