Serapan Dana Alokasi Khusus Lotim Terbaik se-NTB

Lombok Timur, FMI – Serapan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lombok Timur merupakan yang terbaik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).

Hal itu dikatakan Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy pada Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 triwulan ketiga yang berlangsung pada Senin (18/10/21).

“Persentasenya, mencapai 77,81 persen per-15 Oktober 2021. Di mana dana transfer khusus DAK Fisik mencapai 72,49 persen dan DAK Non Fisik 82,66 persen,” kata Bupati Sukiman

Bupati Lombok Timur HM. Sukiman Azmy yang memimpin rapat koordinasi tersebut juga mengapresiasi Kepala Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) dengan serapan dan realisasi APBD 2021 yang telah sesuai dengan target.

Namun begitu, pada rapat yang berlangsung di Rupatama 1 kantor Bupati tersebut, Bupati Sukiman juga meminta penjelasan sejumlah kepala OPD yang serapan dan realisasinya masih berada di bawah 50 persen.

Bupati juga meminta komitmen pimpinan OPD untuk mencapai target triwulan ke-tiga yaitu tak kurang dari 75 persen pada akhir Oktober nanti. Dengan begitu diharapkan pada akhir tahun anggaran, minimal 95 persen target APBD dapat terealisasi. Apabila tidak, maka dikhawatirkan target yang telah ditetapkan tidak dapat terkejar.

Hal yang sama juga ditekankan Bupati terkait realisasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD). Kepala OPD diminta melakukan inovasi dan terobosan yang dapat menggenjot realisasi. Ditekankannya pula agar pimpinan OPD aktif memperbarui laporan sehingga data yang ada di masing-masing OPD sama dengan data di BPKAD maupun Bappeda.

Berdasarkan pemaparan Kepala Badan Perencanaan Pembanguanan Daerah (Bappeda) Lombok Timur dari target PAD lebih dari Rp. 446 Milyar, realisasi hingga 15 Oktober berada di angka Rp. 245 milyar lebih atau 55,06 persen. Jika dirinci realisasi PAD dari Pajak Daerah adalah 50,33 persen, retribusi daerah 58,39 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan 41,06 persen, dan PAD lain-lain yang sah adalah 57,54 persen.

Rapat koordinasi yang diikuti Asisten, Staf Ahli, seluruh Pimpinan OPD, dan Camat lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Timur ini dibuka Sekretaris Daerah HM. Juaini Taofik. (FMI)

Exit mobile version