LOMBOK TIMUR | FMI – Di tengah sorotan publik terhadap layanan rumah sakit pelat merah, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R. Soedjono Selong, Lalu Opan Hendardi, tancap gas melakukan pembenahan internal dengan mengutamakan kebutuhan pasien yang paling mendesak.
Lalu Opan mengatakan, perbaikan pelayanan tidak bisa dilakukan sekaligus. Karena itu, setiap persoalan harus diselesaikan satu per satu agar pembenahan dapat berjalan maksimal dan memberikan dampak nyata.
“Saat ini yang kami benahi, memaksimalkan fasilitas, memenuhi kebutuhan pasien, termasuk ketersediaan obat,” paparnya, Rabu (21/10).
Untuk memastikan proses pembenahan berjalan optimal, pihak rumah sakit juga terus melakukan koordinasi internal setiap hari. Langkah ini dilakukan guna menyamakan persepsi antarbagian serta mencegah terjadinya miskomunikasi dalam pelaksanaan pelayanan.
Menurutnya, koordinasi menjadi salah satu hal penting agar setiap persoalan yang muncul dapat segera ditindaklanjuti dan diselesaikan sesuai kebutuhan.
Ia pun optimistis, melalui pembenahan secara bertahap dan koordinasi yang intensif, kualitas pelayanan di RSUD Soedjono Selong dapat terus ditingkatkan menjadi lebih baik.
Di sisi lain, Opan menegaskan bahwa berbagai program dan upaya perbaikan yang telah dilakukan oleh Plt Direktur sebelumnya tetap akan dilanjutkan. Dengan demikian, kata dia, pembenahan yang sudah berjalan tidak perlu diulang dari awal, melainkan diperkuat pada bagian-bagian yang masih membutuhkan perhatian.
“Apa yang dilakukan sebelumnya juga baik, jadi kita benahi di bagian-bagian urgensi,” katanya.
Melalui langkah tersebut, manajemen RSUD Soedjono Selong berharap berbagai kebutuhan pelayanan dapat terpenuhi secara bertahap, sehingga masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang semakin baik dan optimal.***













