LOMBOK TIMUR | FMI – Program prioritas Presiden Makan Bergizi Gratis (MBG) ternyata belum menyentuh anak-anak di wilayah selatan Lombok Timur, tepatnya di Desa Sekaroh, Kecamatan Jerowaru.
Padahal Badan Gizi Nasional (BGN) sudah beroperasi lebih dari setahun dan di Kecamatan Jerowaru sendiri sudah ada 11 SPPG yang beroperasi.
Hal itu diungkapkan salah satu Kepala Sekolah di Sekaroh, Rusdan. Ia membenarkan semua sekolah yang berada di Desa Sekaroh belum menerima MBG.
“Benar, semua sekolah yang berada di desa Sekaroh belum menerima MBG,” jawabnya. Ia menyebut sekolahnya memiliki 140 siswa dan BGN sudah sering melakukan pendataan.
Menanggapi hal tersebut, Korwil BGN Lombok Timur, Agamawan Salam membenarkan penyebabnya adalah SPPG terpencil yang ada di Sekaroh belum operasional.
“Betul itu dikarenakan SPPG terpencil yang ada di Sekaroh belum operasional,” jelasnya baru-baru ini.
Pihaknya mengaku sudah mengkoordinasikan dengan Koordinator Kecamatan agar ada SPPG lain yang menyalurkan.
“Sudah dikoordinasikan dengan Korcam supaya tepatnya siapa yang salurkan dari 11 SPPG yang ada di Kec. Jerowaru,” tutupnya.
Hingga hari ini, ratusan siswa di Sekaroh masih menunggu kepastian kapan program MBG bisa dirasakan, di tengah sudah beroperasinya 11 SPPG lain di kecamatan yang sama.***













