PAD Pariwisata Lotim Melejit Rp5 Miliar ke Rp13 Miliar, Wali Kota Jambi Datang Studi Tiru - Fokusmediaindonesia
LOMBOK TIMUR

PAD Pariwisata Lotim Melejit Rp5 Miliar ke Rp13 Miliar, Wali Kota Jambi Datang Studi Tiru

×

PAD Pariwisata Lotim Melejit Rp5 Miliar ke Rp13 Miliar, Wali Kota Jambi Datang Studi Tiru

Share this article

LOMBOK TIMUR | FMI – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menerima kunjungan kerja Wali Kota Jambi, H. Maulana, beserta jajaran di Ruang Rapat Bupati, Selasa (22/9).

Kunjungan tersebut dalam rangka audiensi sekaligus studi tiru terkait inovasi dan pengembangan pariwisata unggulan di Kabupaten Lombok Timur.

Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Asisten II, sejumlah pimpinan OPD, serta Ketua TP-PKK Kabupaten Lombok Timur. Sementara Wali Kota Jambi hadir bersama Ketua TP-PKK Kota Jambi, Kepala DPMPPA, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Jambi.

Bupati menyebut kunjungan ini sebagai kehormatan bagi pemerintah dan masyarakat Lombok Timur. Menurutnya, ini bukan sekadar agenda kerja antardaerah, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun jejaring, dan saling belajar menghadirkan tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang lebih baik.

Bupati mengakui, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur belum dapat menandingi Kota Jambi yang memiliki potensi wilayah perkotaan lebih besar. Karena itu ia berterima kasih atas dipilihnya Lombok Timur sebagai lokasi studi tiru.

Terkait pengelolaan pariwisata, Bupati menegaskan dibutuhkan pemimpin yang berani dan tegas dalam menyelesaikan tantangan di lapangan. Tanpa keberanian dan langkah nyata, momentum pengembangan pariwisata berisiko terlewatkan. Konsolidasi seluruh pelaku usaha pariwisata terus dilakukan untuk menyamakan persepsi.

Langkah tegas dan penataan berkelanjutan itu mulai membuahkan hasil nyata. PAD sektor pariwisata dari penginapan serta makanan dan minuman melonjak signifikan. Jika pada 2021 hanya Rp5,185 miliar, maka pada 2024 mencapai Rp13 miliar. Pada tahun berjalan saat ini, realisasinya telah menembus Rp10 miliar dan optimistis terus meningkat hingga akhir tahun.

“Di sisi lain, tidak semua hal dapat serta-merta didigitalisasi. Interaksi langsung dan sentuhan pelayanan fisik tetap memegang peranan kunci,” kata Bupati.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, H. Maulana, menyampaikan apresiasi atas keindahan alam Lombok Timur yang dinilainya sangat lengkap, dari pesisir hingga pegunungan. Hal itulah yang menjadi alasan jajarannya datang belajar langsung, terlebih setelah melihat tren pertumbuhan PAD pariwisata Lotim yang melonjak.

Mengingat posisi strategis Kota Jambi di tengah Pulau Sumatra yang kelak terhubung Jalan Tol Trans-Sumatra, pihaknya menilai Lombok Timur menjadi contoh terbaik dalam pemberdayaan masyarakat. Lotim dinilai berhasil memajukan destinasi wisata berbasis komunitas, baik budaya, alam, maupun agrowisata seperti kawasan bawang putih dan peternakan di lereng Rinjani.

Di akhir sambutan, Wali Kota Jambi menyampaikan, selama di Lombok Timur rombongannya dijadwalkan meninjau langsung agrowisata perkebunan bawang putih di Sembalun untuk mempelajari pola pengembangannya.

Ia juga secara resmi menyerahkan undangan kepada Bupati Lombok Timur beserta jajaran untuk hadir pada Puncak Peringatan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Nasional di Kota Jambi pada November 2026 mendatang dan sekaligus mengunjungi Museum Digital Kota Jambi yang baru diresmikan.

Acara dilanjutkan sesi dialog yang dipimpin Sekretaris Daerah dan diakhiri penyerahan plakat serta cenderamata antar pemerintah daerah.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *